Tapanuli Tengah, AuraIndonesia | Pengamanan Jumat Agung menjadi prioritas utama di Kabupaten Tapanuli Tengah. Sebanyak 116 personel dari Polres Tapanuli Tengah disiagakan untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian ibadah peringatan Wafat Yesus Kristus, Jumat (3/4/2026).
Pengamanan Jumat Agung dimulai sejak pagi dimana suasana gereja-gereja di berbagai wilayah tampak khidmat. Umat Kristiani datang dengan penuh ketenangan, membawa doa dan harapan dalam peringatan sakral tersebut. Di balik ketenangan itu, aparat kepolisian hadir memastikan setiap rangkaian ibadah berlangsung aman tanpa gangguan.
Kapolres Tapanuli Tengah, AKBP Muhammad Alan Haikel, S.K.M., S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa pengamanan Jumat Agung ini dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Sebanyak 116 personel ditempatkan secara strategis di seluruh wilayah hukum Polres Tapanuli Tengah.
“Kami menempatkan personel di seluruh Polsek jajaran. Tugas mereka meliputi pengamanan lokasi ibadah, pengaturan lalu lintas, serta sterilisasi area gereja sebelum ibadah dimulai,” ujar Kapolres.
Pengamanan dilakukan secara serentak di tujuh wilayah Polsek. Di wilayah Manduamas, personel mengamankan enam gereja, termasuk HKBP Manduamas dan Gereja Katolik Manduamas. Sementara itu, di Kolang, penjagaan difokuskan pada gereja-gereja besar seperti HKBP Purba Tua dan HKBP Resort Mela.
Di wilayah Pandan, pengamanan difokuskan pada delapan gereja dengan jumlah jemaat tinggi, seperti HKBP Sibuluan dan HKBP Pandan. Sedangkan di wilayah Sorkam, Sibabangun, Barus, dan Pinangsori, aparat melakukan penjagaan ketat di gereja-gereja prioritas di masing-masing daerah.
Selain menjaga keamanan di dalam dan sekitar gereja, personel kepolisian juga aktif mengatur arus lalu lintas. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan akibat meningkatnya jumlah kendaraan jemaat yang datang untuk beribadah.
Dari hasil pemantauan di lapangan, seluruh rangkaian ibadah Jumat Agung berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan. Tidak ada gangguan berarti yang menghambat jalannya ibadah di seluruh wilayah.
Kapolres memastikan bahwa situasi keamanan tetap terkendali. “Hingga saat ini, situasi di seluruh wilayah hukum Polres Tapanuli Tengah aman dan kondusif. Kami akan terus bersiaga hingga rangkaian perayaan Paskah berakhir,” pungkasnya.
Di tengah suasana hening dan doa yang mengalun, kehadiran aparat menjadi penopang ketenangan. Pengamanan Jumat Agung bukan sekadar tugas, tetapi bentuk nyata menjaga harmoni dan toleransi di tengah masyarakat. (Ast)




