Medan, AuraIndonesia | Suasana ruang rapat di Medan terasa hening ketika Irjenpol Whisnu Hermawan Februanto berdiri memberi arahan. Rapim 2026 menjadi momen penegasan sikap. Tidak ada nada lunak. Tidak ada kompromi. Hanya satu pesan kuat: jaga kehormatan institusi.
Rapim 2026 yang digelar oleh Polda Sumatera Utara pada 25 Februari 2026 dihadiri seluruh pejabat utama, Kapolres jajaran, hingga kepala satuan kerja se-wilayah Sumatera Utara. Semua duduk mendengarkan. Semua tahu arah kebijakan tahun ini akan menentukan wajah organisasi di mata publik.
Zero pelanggaran menjadi kata kunci utama. Kapolda menegaskan komitmen itu bukan slogan kosong. Ia menuntut pengawasan internal diperkuat dan disiplin ditegakkan tanpa pengecualian. Baginya, setiap pelanggaran bukan sekadar kesalahan individu, melainkan luka bagi marwah institusi.
Marwah institusi disebut sebagai harga diri organisasi. Ia mengingatkan seluruh personel bahwa kepercayaan masyarakat adalah aset paling berharga bagi Polri. Sekali rusak, memulihkannya membutuhkan waktu panjang dan kerja keras seluruh jajaran.

Disinformasi juga menjadi sorotan penting. Kapolda meminta seluruh jajaran bergerak cepat merespons informasi menyesatkan. Klarifikasi harus segera dilakukan. Opini negatif harus dicegah sebelum meluas. Komunikasi publik wajib profesional, akurat, dan transparan.
Adaptasi global turut ditekankan. Ia menilai tantangan ke depan tidak hanya soal keamanan lokal, tetapi juga dinamika politik, reformasi hukum, dan perkembangan teknologi. Personel diminta terus meningkatkan kapasitas agar tidak tertinggal oleh perubahan zaman.
Pelayanan prima menjadi penutup arahannya. Ia menegaskan polisi harus selalu hadir, terlihat, dan dirasakan manfaatnya. Tindakan harus cepat, tepat, dan terukur. Bagi Kapolda, keberadaan polisi baru bermakna jika masyarakat benar-benar merasakan perlindungan.
Rapim 2026 akhirnya menjadi lebih dari sekadar rapat tahunan. Forum itu berubah menjadi pengingat keras tentang integritas, profesionalisme, dan soliditas. Dari ruangan itulah komitmen diteguhkan: menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus mendukung program kerja pemerintah. (Tim)




