Medan, AuraIndonesia | Stadion Teladan dikebut menjelang gelaran Piala AFF U-19 2026. Di bawah terik matahari Kota Medan, harapan itu tampak nyata saat Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution turun langsung meninjau kesiapan stadion bersejarah tersebut.
Langkahnya menyusuri area pembangunan bukan sekadar inspeksi. Ada target besar yang dikejar—Stadion Teladan harus rampung pada Mei 2026, sebelum peluit pertama AFF U-19 dibunyikan awal Juni nanti.
Stadion Teladan menjadi salah satu venue penting selain Stadion Utama Sumut dan Stadion Mini Dispora Sumut. Ketiganya dipersiapkan untuk menyambut ajang sepak bola usia muda tingkat Asia Tenggara itu.
Namun, kondisi ketiganya berbeda. Stadion Utama Sumut telah dinyatakan siap 100 persen. Stadion Mini Dispora hanya tinggal melengkapi fasilitas. Sementara itu, Stadion Teladan masih berjuang di tahap pembangunan.
Stadion Teladan masih berproses, tetapi optimisme tetap terjaga. Bobby Nasution menyebut kondisi rumput stadion sebenarnya sudah baik, hanya mengalami kekeringan karena masih dalam masa pengerjaan.
“Rumput OK, hanya kering saja karena dalam masa pembangunan. Masalah kelembapannya saja, estimasi dalam waktu 30 hari bisa bagus, bisa standar,” ujarnya usai peninjauan, Selasa (31/3/2026).
Ia menjelaskan bahwa pembangunan stadion melibatkan dua sumber anggaran, yakni APBN dan APBD. Bagian yang dibiayai APBN diharapkan segera selesai agar keseluruhan proyek bisa rampung tepat waktu.
Percepatan menjadi kunci utama. Bobby menegaskan bahwa hambatan utama saat ini bukan pada teknis, melainkan jumlah tenaga kerja. Ia mendorong penambahan pekerja dan penerapan sistem kerja hingga tiga shift.
“Kuncinya hanya di man power saja. Saat ini dua shift, kalau perlu tiga shift. Ini kan ada lampu stadion, jadi tidak ada persoalan untuk kerja malam,” katanya.
Lampu stadion yang sudah tersedia menjadi peluang untuk memaksimalkan waktu kerja. Dengan sistem tiga shift, pembangunan diharapkan berjalan tanpa henti, siang dan malam.
Komitmen penyelesaian juga datang dari Pemerintah Kota Medan. Wali Kota Medan Rico Waas memastikan pihaknya akan menuntaskan pembangunan sesuai target.
Ia menyebut proses saat ini telah memasuki tahap akhir atau finishing. Stadion Teladan diperkirakan sudah bisa digunakan pada pertengahan Mei 2026.
“Intinya penyelesaiannya dalam tahap finishing dan bisa digunakan saat bertanding. Diperkirakan pertengahan Mei sudah selesai. Harus sudah selesai, karena kalau mau digunakan untuk AFF harus selesai,” tegas Rico.
Stadion Teladan kini bukan sekadar proyek pembangunan. Ia menjadi simbol kesiapan Sumatera Utara menjadi tuan rumah ajang internasional. Di setiap sudut yang masih berdebu, tersimpan harapan agar stadion ini segera berdiri sempurna.
Waktu terus berjalan. Target Mei semakin dekat. Dan di tengah suara alat berat serta langkah para pekerja, Sumatera Utara menaruh keyakinan—Stadion Teladan akan siap menyambut sejarah. (RL)




