Medan, AuraIndonesia | Buruh pelabuhan kembali menjadi sorotan dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2026 yang digelar PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1. Momentum ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi pengingat kuat tentang peran strategis pekerja sebagai tulang punggung operasional pelabuhan dan penggerak ekonomi nasional, Jumat 01 Mei 2026.
Buruh pelabuhan setiap hari bekerja di balik hiruk-pikuk aktivitas bongkar muat. Dalam ritme kerja yang tak pernah benar-benar berhenti, mereka memastikan arus logistik tetap berjalan. Di tengah dinamika itu, perusahaan menegaskan bahwa kontribusi pekerja bukan hanya penting, tetapi krusial bagi keberlanjutan industri kepelabuhanan.
Executive Director 1 Pelindo Regional 1, Jonedi Ramli, menekankan bahwa buruh merupakan elemen penting dalam pembangunan bangsa. Ia menyebut Hari Buruh sebagai momen refleksi untuk memahami nilai dari setiap pekerjaan dan menghargai kontribusi orang lain.
“Buruh adalah satu di antara elemen penting dalam pembangunan bangsa. Hari Buruh menjadi kilas balik dan pelajaran terbaik betapa pentingnya menghargai karya dan pekerjaan orang lain,” ujar Jonedi.

Hari Buruh 2026 juga menjadi ruang untuk menyampaikan apresiasi. Jonedi memberikan ucapan selamat kepada seluruh pekerja, khususnya insan pelabuhan yang selama ini menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjaga kelancaran operasional.
“Selamat Hari Buruh Internasional, semoga para pekerja di Indonesia semakin produktif, kompetitif, dan juga sejahtera,” tambahnya.
Di sisi lain, Manager Hukum dan Humas Pelindo Regional 1, Fadillah Haryono, menegaskan bahwa peringatan ini harus dimaknai lebih dalam. Menurutnya, Hari Buruh adalah refleksi penting bagi perusahaan untuk terus memperkuat hubungan industrial yang harmonis.
Hari Buruh 2026 menjadi pengingat bahwa penghargaan terhadap pekerja harus diwujudkan dalam kebijakan nyata. Pelindo Regional 1 berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang aman, inklusif, serta mendukung peningkatan kompetensi dan kesejahteraan pekerja.
“Hari Buruh bukan hanya seremoni tahunan, tetapi menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menghargai peran pekerja. Pelindo Regional 1 berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang aman, inklusif, dan mendukung peningkatan kompetensi serta kesejahteraan pekerja,” ujar Fadillah.
Pelindo Regional 1 menegaskan bahwa pekerja adalah bagian penting dari transformasi perusahaan. Tanpa dukungan mereka, perubahan menuju sistem yang lebih modern dan efisien tidak akan berjalan optimal.
Peringatan ini diharapkan menjadi titik penguat sinergi antara manajemen dan pekerja. Dengan kolaborasi yang erat, ekosistem kerja yang produktif dan berkelanjutan dapat terwujud, sekaligus mendorong kemajuan industri kepelabuhanan nasional.
Di balik peringatan May Day ini, ada pesan yang sederhana namun kuat: menghargai pekerja berarti menjaga masa depan. (Ira)




