BerandaNasionalProyek Strategis Sumut: Asa Baru dari Pertemuan IMT-GT ke-32 di Medan

Proyek Strategis Sumut: Asa Baru dari Pertemuan IMT-GT ke-32 di Medan

Medan, AuraIndonesia | Gubernur Sumut Bobby Nasution paparkan deretan proyek strategis Sumut pada IMT-GT ke-32, Dari Sei Mangkei hingga Toba Caldera Resort. Langkah kaki para pemimpin kawasan regional bergema di ruangan Hotel JW Marriott Medan, Kamis (10/9/2026).

Hari itu menjadi saksi sejarah saat harapan besar bagi kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara (Sumut) dipaparkan di hadapan perwakilan Indonesia, Malaysia, dan Thailand dalam Pertemuan Tingkat Menteri IMT-GT ke-32.

Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution bertindak sebagai pimpinan forum. Dengan penuh keyakinan, ia membawa nama Sumut ke panggung internasional untuk memperjuangkan masa depan ekonomi daerah.

Gubernur Bobby Unjuk Gigi Paparkan Proyek Raksasa

Gubernur Bobby memaparkan deretan proyek impian yang menjadi tulang punggung ekonomi Sumut. Proyek tersebut disiapkan untuk menyerap tenaga kerja dan menggerakkan roda ekonomi warga:

  • Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei: Lahan seluas 1.934 hektare yang siap menjadi pusat industri utama.
  • Toba Caldera Resort: Pembangunan kawasan pariwisata bernilai US$1,73 miliar di Danau Toba.
  • Kawasan Industri Strategis Sumatera Utara (KISS): Kawasan industri besar seluas 2.445 hektare.
  • Pusat Ekonomi Kreatif & Smart City: Pusat kegiatan MICE dan kota pintar terpadu di Deliserdang.

Kolaborasi Sumatera dan Negara Tetangga

Tidak hanya Sumut, provinsi lain di Sumatera juga membawa proyek besarnya masing-masing:

DaerahProyek UnggulanNilai / Cakupan
AcehRumah Sakit Wisata Medis di SabangUS$20,89 juta
Sumatera BaratHilirisasi Produk HalalEkspor US$2,78 miliar
RiauJalur RORO Dumai–Melaka & Tanjung ButonKonektivitas Regional
Kepulauan RiauKawasan Perdagangan BebasBatam–Bintan–Karimun
JambiKEK Ujung JabungRp87,87 triliun
LampungInvestasi PariwisataRp19 triliun

Menteri Koordinator Perekonomian RI Airlangga Hartarto menegaskan bahwa pertemuan ini bertujuan mempercepat proyek strategis. Ia berharap kawasan ekonomi khusus di Sumut terus berkembang pesat.

BACA JUGA  Wings Air Kualanamu–Mandailing Natal Resmi Beroperasi: Beban Jalan Darat Terbayar Lunas

Menteri Ekonomi Malaysia Akmal Nasrullah menyoroti pentingnya energi terbarukan dan jarak geografis yang dekat. Ia berseloroh bahwa penerbangan dari Kuala Lumpur ke Medan hanya memakan waktu 1 jam, lebih cepat dibanding ke Jakarta yang mencapai 2 jam. Sementara itu, Wakil Menteri Kantor Perdana Menteri Thailand Thanadit Raktabutr menyampaikan apresiasi mendalam atas sambutan hangat tuan rumah Sumut dan menyatakan kesiapan Thailand untuk terus berpartisipasi aktif.

Rekomendasi Lima Prioritas Pembangunan

Gubernur Bobby menyampaikan lima langkah prioritas hasil kesepakatan forum:

  1. Mobilisasi sumber daya di koridor ekonomi IMT-GT untuk percepatan konektivitas.
  2. Integrasi konsep pembangunan hijau ke dalam kebijakan kota.
  3. Menjaga program IMT-GT Green City Award sebagai agenda tahunan.
  4. Penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah.
  5. Kerjasama dengan Asian Development Bank (ADB) dan ASEAN untuk dukungan dana serta teknis.

Melalui komitmen ini, kerja sama regional bukan lagi sekadar angka di atas kertas, melainkan wujud nyata perjuangan demi kesejahteraan masyarakat di masa depan. (RL/MR)

Google News

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini