BerandaPendidikanSiswa Sumut Bebas SPP: Harapan Baru Anak Nias dan Korban Bencana

Siswa Sumut Bebas SPP: Harapan Baru Anak Nias dan Korban Bencana

Medan, AuraIndonesia | Siswa Sumut kini bisa bernapas lega. Beban berat biaya sekolah yang selama ini menghimpit pundak para orang tua berpenghasilan rendah di Sumatera Utara akhirnya terangkat.

Senyum merekah dan rasa haru tak terbendung menyelimuti ribuan keluarga, terutama mereka yang tinggal di pelosok Kepulauan Nias dan wilayah yang diterpa bencana. Anak-anak kini bisa melangkah ke sekolah tanpa rasa cemas diputus cita-citanya hanya karena menunggak uang SPP.

Siswa Sumut yang menikmati Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG) telah mencapai 104.426 anak yang tersebar di 293 SMA/SMK/SLB Negeri di 10 kabupaten/kota. Senjata utama dari kebahagiaan ini adalah kucuran dana Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Gubernur Sumut sepanjang 2026 yang nilainya fantastis, yakni sebesar Rp49.533.330.000. Landasan hukumnya ditegaskan melalui Peraturan Gubernur Nomor 21 Tahun 2026 yang disahkan pada Juni 2026, lalu diperkuat lewat SK Penetapan Gubernur.

Ringkasan Program Bersekolah Gratis (PUBG)

Total Anggaran 2026 Rp49.533.330.000, Total Penerima Manfaat, 104.426 siswa, Jumlah Sekolah 293 SMA/SMK/SLB Negeri, Wilayah Awal (2026), 5 Daerah Kepulauan Nias & 5 Daerah Bencana, Efektif Berjalan Oktober 2026, Target Pendidikan Gratis 100% Sekolah Negeri pada Tahun 2029.

Siswa Sumut di Kepulauan Nias merasakan keharuan paling mendalam.

Kebijakan membebaskan biaya SPP ini menghadirkan napas baru bagi anak-anak di daerah terpencil. Kebahagiaan itu disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Pembinaan SMK Disdik Sumut, M. Basir S. Hasibuan. Beliau menegaskan bahwa respon masyarakat sangat luar biasa karena para murid kini murni hanya perlu fokus belajar dan mengasah keterampilan tanpa perlu memikirkan beban biaya bulanan.

Siswa Sumut juga didukung oleh pembenahan fasilitas belajar.

Pemprov Sumut tidak cuma membebaskan biaya sekolah, tetapi juga memperbaiki ruang kelas yang rusak serta membangun ruang kelas baru. Pemerintah bertekad mendampingi sekolah secara berkelanjutan, mulai dari penginputan data, pencairan anggaran, hingga pengawasan ketat.

BACA JUGA  Bobby Nasution Tegaskan Pengendalian Inflasi dan Pembangunan Nias Adalah Wujud Kemerdekaan

Siswa Sumut di seluruh wilayah akan menikmati fasilitas ini secara merata hingga 2029.

Sekretaris Dinas Pendidikan Sumut, Terang Dewi Susanti Ujung, dalam konferensi pers di lobby Dekranasda Kantor Gubernur Sumut, Rabu (16/9/2026), menjelaskan rencana perluasan program:

  • Tahun 2026: Fokus awal pada Kepulauan Nias dan lima daerah terdampak bencana (mulai efektif Oktober 2026).
  • Tahun 2027: Perluasan jangkauan ke wilayah Pantai Barat.
  • Tahun 2028: Perluasan jangkauan ke wilayah Pantai Timur.
  • Tahun 2029: Perluasan jangkauan ke wilayah Dataran Tinggi, sekaligus menuntaskan target seluruh SMA/SMK/SLB Negeri di Sumut bebas biaya sekolah.

Langkah nyata ini menjadi bukti keberpihakan pemerintah pada masa depan anak-anak daerah. Mimpi agar seluruh anak di Sumatera Utara bisa mengenyam pendidikan gratis berkualitas kini bukan lagi sebatas janji, melainkan kenyataan yang sedang berjalan. (RL/MR)

Google News

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini