Medan, AuraIndonesia | Silaturahmi terasa hangat di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Nomor 41, Medan, Senin (6/4/2026). Usai Ramadan, keluarga besar Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumatera Utara berkumpul dalam suasana penuh keakraban. Halalbihalal ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi menjadi ruang pertemuan yang sarat makna kebersamaan.
Silaturahmi menjadi inti dari pertemuan tersebut. Ketua TP PKK Sumut, Kahiyang Ayu, menegaskan bahwa momen ini penting untuk mempererat hubungan antar pengurus. Dalam suasana yang sederhana namun khidmat, ia mengajak seluruh anggota untuk kembali menguatkan rasa kekeluargaan yang menjadi fondasi organisasi.
“Halalbihalal ini menjadi sarana untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan kekompakan, serta mempererat hubungan kekeluargaan di antara seluruh pengurus,” ujar Kahiyang Ayu. Ucapannya disampaikan dengan nada hangat, mencerminkan harapan agar hubungan yang terjalin tidak hanya formal, tetapi juga penuh empati.
Idulfitri 1447 H juga menjadi momen refleksi. Kahiyang Ayu menyampaikan ucapan selamat sekaligus mengajak seluruh pengurus untuk melihat kembali perjalanan organisasi. Ia mengakui masih ada kekurangan dalam pelaksanaan tugas di PKK dan Dekranasda Sumut.
“Atas nama pribadi, saya mengucapkan ‘minal aidin wal faizin’. Kami menyadari masih terdapat kekurangan dalam menjalankan tugas di PKK dan Dekranasda. Semoga di tahun 2026 ini kita dapat semakin mempererat kerja sama dalam menjalankan program dan kegiatan kemasyarakatan,” ungkapnya.
Integrasi Kantor menjadi langkah nyata yang disiapkan ke depan. Dalam kesempatan tersebut, Kahiyang Ayu mengungkapkan rencana penyatuan Kantor PKK dan Dekranasda yang berlokasi di Jalan Cik Ditiro, Medan. Rencana ini dijadwalkan terealisasi pada Mei 2026.
Menurutnya, penyatuan kantor akan membawa dampak positif bagi efektivitas kerja. Selain mempermudah koordinasi internal, langkah ini juga akan meningkatkan efisiensi mobilitas para pengurus dalam menjalankan program.
“Dengan satu kantor, diharapkan kegiatan menjadi lebih efektif dan efisien. Selain itu, tamu dari daerah juga dapat sekaligus mengunjungi PKK dan Dekranasda sebagai sarana promosi yang baik,” jelasnya.
Halalbihalal kemudian ditutup dengan suasana yang semakin menghangat. Para peserta saling berjabat tangan, bermaaf-maafan, dan mengabadikan momen melalui foto bersama. Tradisi ini menjadi simbol kuat dari semangat saling memaafkan dan membuka lembaran baru setelah Ramadan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli I PKK Sumut Titiek Sugihari, Kepala Dinas PMD dan Dukcapil Sumut Parlindungan Pane, serta para pengurus PKK dan Dekranasda Sumut. Kehadiran mereka menambah makna kebersamaan dalam acara yang sederhana namun penuh kehangatan ini. (RL)




